Bank DBS Indonesia Dukung Gerakan, Sabuk Hijau Nusantara yang Berkelanjutan  – Fintechnesia.com

Uncategorized27 Dilihat

FinTechnesia.com | Bank DBS Indonesia berkomitmen untuk mendukung pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang berkelanjutan. Maka, Bank DBS Indonesia ikut berpartisipasi dalam kegiatan ‘Green Movement: Sabuk Hijau Nusantara. Ini adalah sebuah gerakan untuk menanam 10.000 pohon di Kalimantan Timur pada 17-18 Januari 2024.

IKN didesain untuk menjadi smart forest city yang menargetkan sebesar 70% untuk menjadi tutupan hijau guna melestarikan lingkungan daerah sekitar. Maka, Otorita IKN Nusantara menyusun masterplan pembangunan IKN yang salah satunya merekomendasikan perbaikan dan pemulihan tutupan lahan di lanskap IKN.

Upaya termasuk pendekatan rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) dengan mengombinasikan berbagai jenis tumbuhan asli atau lokal setempat (native species), jenis endemik langka dan dilindungi, tanaman cepat tumbuh (fast growing), dan jenis tumbuhan multiguna (multipurpose tree species) lain.

Baca juga: Kredivo dan Bank DBS Indonesia Mengucurkan Pinjaman Kepada Lebih dari Satu Juta Masyarakat Indonesia

Pada tahun 2024, direncanakan kegiatan RHL dilakukan untuk wilayah seluas 500 hektare dengan jumlah bibit total 312.500 batang.

“Penanaman pohon ini merupakan salah satu upaya Bank DBS Indonesia untuk mendukung pemerintah menopang pembangunan yang berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan perwujudan dari pilar keberlanjutan Bank DBS Indonesia yang ketiga, Impact Beyond Banking, dalam misi kami untuk menjadi ‘Best Bank for a Better World,” ujar Head of Group Strategic Marketing Communication Bank DBS Indonesia, Mona Monika, pekan lalu.

Sebelumnya, Bank DBS Indonesia menanam lebih dari 5.000 bibit pohon dari beragam varian di beberapa  provinsi seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, hingga Sulawesi Selatan.

Penanaman pohon ini melalui kerja sama dengan lembaga pemerintahan seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta dengan beberapa mitra strategis, seperti BenihBaik.com, LindungiHutan, dan Fakultas Kehutanan dan Pusat Penelitian Keanekaragaman Hayati dan Biodiversitas Universitas Hasanudin Makassar.  (nin)

Baca Juga  Mobil Seres E1 Mulai Produksi di Dalam Negeri - Fintechnesia.com

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *